188BET - badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Berita Bulutangkis, Ambisi Praveen Jordan/Debby Susanto untuk mempertahankan gelarnya di All England tak terwujud setelah mereka kandas di babak pertama. Praveen/Debby mengaku kalah start dan kalah agresif dari lawannya. 188ASIA
Praveen/Debby, yang jadi unggulan keempat, kalah dari pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Rabu (8/3/2017). Mereka menyerah setelah bertarung dalam tiga game yang berakhir dengan skor 17-21, 21-19, dan 12-21. 188ASIA
Bagi Praveen/Debby, hasil tahun ini tentunya merupakan sebuah kemunduran besar. Pasalnya, tahun lalu mereka berhasil membawa pulang gelar juara di All England. 188ASIA
"Kami terlambat start di game pertama tadi, jadinya nggak enak terus di lapangan. Padahal itu bagian yang penting. Kalau kami bisa main lebih baik dari awal, lawan pasti tidak akan berkembang. Hari ini kami tampil underperform," ujar Praveen kepada badmintonindonesia.org.
Berita Bulutangkis, "Kami mainnya kalah agresif dan mengontrol pukulan. Karena kalah agresif, kami jadi kebawa pola permainan lawan," tambah Debby.
Praveen/Debby sebenarnya sudah mempersiapkan diri cukup lama sebelum terjun ke ajang All England demi mendapatkan hasil terbaik.
"All England jadi salah satu target kami tahun ini. Persiapannya juga kurang lebih sudah dua bulan. Tapi ternyata kami memang belum bisa tampil maksimal," ujar Praveen.
"Setelah ini kami akan tampil di Swiss Open. Kami harus bisa main lebih baik, karena di sini kami kehilangan banyak poin," kata Debby menambahkan.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Berita Bulutangkis, Ambisi Praveen Jordan/Debby Susanto untuk mempertahankan gelarnya di All England tak terwujud setelah mereka kandas di babak pertama. Praveen/Debby mengaku kalah start dan kalah agresif dari lawannya. 188ASIA
Praveen/Debby, yang jadi unggulan keempat, kalah dari pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Rabu (8/3/2017). Mereka menyerah setelah bertarung dalam tiga game yang berakhir dengan skor 17-21, 21-19, dan 12-21. 188ASIA
Bagi Praveen/Debby, hasil tahun ini tentunya merupakan sebuah kemunduran besar. Pasalnya, tahun lalu mereka berhasil membawa pulang gelar juara di All England. 188ASIA
"Kami terlambat start di game pertama tadi, jadinya nggak enak terus di lapangan. Padahal itu bagian yang penting. Kalau kami bisa main lebih baik dari awal, lawan pasti tidak akan berkembang. Hari ini kami tampil underperform," ujar Praveen kepada badmintonindonesia.org.
Berita Bulutangkis, "Kami mainnya kalah agresif dan mengontrol pukulan. Karena kalah agresif, kami jadi kebawa pola permainan lawan," tambah Debby.
Praveen/Debby sebenarnya sudah mempersiapkan diri cukup lama sebelum terjun ke ajang All England demi mendapatkan hasil terbaik.
"All England jadi salah satu target kami tahun ini. Persiapannya juga kurang lebih sudah dua bulan. Tapi ternyata kami memang belum bisa tampil maksimal," ujar Praveen.
"Setelah ini kami akan tampil di Swiss Open. Kami harus bisa main lebih baik, karena di sini kami kehilangan banyak poin," kata Debby menambahkan.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis
Berita Bulutangkis, Praveen/Debby Tersingkir karena Kalah Start dan Kalah Agresif, 188ASIA
4/
5
Oleh
Tips Jitu
