Monday, March 14, 2016

Berita Bulutangkis, Tontowi/Liliyana Kini Tak Sendirian, 188ASIA

188BET - badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Tontowi/Liliyana Kini Tak Sendirian




Sukses Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi juara All England 2016 mengakhiri paceklik gelar dari nomor ganda campuran. Hasil positif itu sekaligus membuat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tak melulu berjuang sendirian. 188ASIA

Praveen/Debby menjadi juara All England usai mengalahkan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan skor 21-12, 21-17 di babak final pada 13 Maret. Mereka menghabiskan waktu selama 43 menit untuk menjadi kampiun. 
 188ASIA

Gelar juara itu mempunyai makna bertubi-tubi bagi Praveen/Debby dan sektor ganda campuran Indonesia. Titel tersebut menjadi koleksi pertama Praveen/Debby dari turnamen level Superseries dan di atasnya. 

Selain itu, gelar tersebut sekaligus mengakhiri puasa gelar ganda campuran Indonesia sejak Kejuaraan Asia 2015 yang dihelar bulan April. Kala itu, Tontowi/Liliyana menjadi juaranya. 
 188ASIA

Hasil itu sekaligus menjadi raihan gelar terakhir Tontowi/Liliyana dan ganda campuran Indonesia. Artinya sudah 11 bulan Indonesia tak meraih gelar dari nomor ganda campuran. 

Bahkan, gelar juara superseries sudah lebih lama lagi didapatkan. Yakni, pada Prancis Terbuka 2014 di bulan Oktober. Setelah itu, Tontowi/Liliyana tak pernah naik podium tertinggi Superseries lagi.

Usia Liliyana yang terus bertambah dan menurunnya penampilan Tontowi setelah menikah menjadi sorotan. Apalagi mereka mempunyai musuh bebuyutan yang tak pernah lagi bisa dikalahkan, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Situasi itupun memantik kekhawatiran publik menjelang Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Padahal, PBSI mengandalkan Tontowi/Liliyana bersama Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sebagai penyumbang medali emas.

Jika dihitung Liliyana memang sudah cukup lama menyandang beban itu, Liliyana menjadi ujung tombak sejak dia sukses meraih gelar juara dunia bersama Nova Widianto di tahun 2005 alias 11 tahun lalu. 

Yoppy Rosimin, ketua umum PB Djarum, yang sekaligus menjabat sebagai ketua bidang Pemasaran & Sponsorship PP PBSI menyebut keberhasilan Praveen/Debby menjadi sinyal positif untuk menatap turnamen-turnamen mendatang. 

"Mestinya berdampingan dengan Owi/Butet, kalau ada dua tombak makin baik," kata Yoppy.


Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Related Posts

Berita Bulutangkis, Tontowi/Liliyana Kini Tak Sendirian, 188ASIA
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.