188BET - badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Berita Bulutangkis, Menutup tahun 2016, hampir semua pemain sektor tunggal pelatnas tidak ada yang menembus 20 besar dunia. Satu-satunya yang rangkingnya lumayan adalah Jonatan Christie yang mampu tembus 22 besar dunia. Sementara Anthony Sinisuka Ginting bertengger di rangking 40 dan Ihsan Maulana Mustofa di rangking 39. 188ASIA
Menjawab hal itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI, Susy Susanti, mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Selain pemilihan turnamen, hal lainnya adalah target dan program latihan atlet harus sejalan. 188ASIA
"Setiap pengiriman kita harus melihat ini tujuannya apa? Rangkingkah atau apa. Jika pemain yang belum mampu naik ke superseries, lebih baik jangan dulu deh. Lebih baik cari gelar juara dulu, karena dampak pada pemain pun bisa memberikan kepercayaan diri, lebih matang, lebih yakin dan naik lagi ke peringkat berikutnya. Jadi step by step," kata Susy di Hotel Century, Senayan. 188ASIA
Tak masalah, lanjut Susy, jika harus turun di Grand Prix Gold dulu atau turnamen level challenge. Terpenting menjadi juara karena dengan begitu secara otomatis rangking akan naik.
Berita Bulutangkis, "Kita lihat kalau memungkinkan superseries tidak apa-apa. Tapi tidak mungkin superseries terus, ada beberapa untuk membuat si atlet bisa naikin peringkat, kepercayaan diri, dan kemampuan diri juga. Yang paling pentingkan mematangkan dia dulu. Dia sudah tahu belum pola permainan dia seperti apa, kalau sudah ada pemahaman otomatis dia akan berada di level elite dunia," ujar dia. 188ASIA
Disadari Susy, untuk mengupayakan hal itu pun dibutuhkan komunikasi yang baik antara pemain dan pelatih soal penentuan turnamen yang akan diikuti.
"Memang akan lebih banyak pelatih yang akan menjadi playmaker untuk perencanaannya. Tapi si atlet juga harus tahu dan pintar cari kejuaraan. Kalau untuk meningkatkan kepercayaan diri dan penting juara, harus ke sini dulu ya tidak apa. Jadi sama - sama,"
Dia mencontohkan Muhammad Ahsan/Ryan Agung Saputro kenapa masih turun di challenge karena untuk mengejar poin.
"Untuk level Ahsan mungkin itu bukan level dia lagi tetapi untuk mengejar rangking? Karena untuk mengejar ke All England atau Kejuaraan Dunia 2017 kan kurang. Jadi ya itu harus dipikirkan semua sampai matang, tujuan kita mau kemana. Ada sambungannya. Jadi tidak berangkat tanpa tujuan."
Istri dari Olimpian Alan Budikusuma ini pun berharap dengan pemilihan turnamen yang matang maka kemungkinan bisa masuk 10 besar bisa tercapai tahun ini.
"Kami harap seperti itu ya (masuk 10 besar dunia). Jadi harus ada target dari pelatih, juga komitmen dari pemainnya," pungkasnya.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Berita Bulutangkis, Menutup tahun 2016, hampir semua pemain sektor tunggal pelatnas tidak ada yang menembus 20 besar dunia. Satu-satunya yang rangkingnya lumayan adalah Jonatan Christie yang mampu tembus 22 besar dunia. Sementara Anthony Sinisuka Ginting bertengger di rangking 40 dan Ihsan Maulana Mustofa di rangking 39. 188ASIA
Menjawab hal itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI, Susy Susanti, mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Selain pemilihan turnamen, hal lainnya adalah target dan program latihan atlet harus sejalan. 188ASIA
"Setiap pengiriman kita harus melihat ini tujuannya apa? Rangkingkah atau apa. Jika pemain yang belum mampu naik ke superseries, lebih baik jangan dulu deh. Lebih baik cari gelar juara dulu, karena dampak pada pemain pun bisa memberikan kepercayaan diri, lebih matang, lebih yakin dan naik lagi ke peringkat berikutnya. Jadi step by step," kata Susy di Hotel Century, Senayan. 188ASIA
Tak masalah, lanjut Susy, jika harus turun di Grand Prix Gold dulu atau turnamen level challenge. Terpenting menjadi juara karena dengan begitu secara otomatis rangking akan naik.
Berita Bulutangkis, "Kita lihat kalau memungkinkan superseries tidak apa-apa. Tapi tidak mungkin superseries terus, ada beberapa untuk membuat si atlet bisa naikin peringkat, kepercayaan diri, dan kemampuan diri juga. Yang paling pentingkan mematangkan dia dulu. Dia sudah tahu belum pola permainan dia seperti apa, kalau sudah ada pemahaman otomatis dia akan berada di level elite dunia," ujar dia. 188ASIA
Disadari Susy, untuk mengupayakan hal itu pun dibutuhkan komunikasi yang baik antara pemain dan pelatih soal penentuan turnamen yang akan diikuti.
"Memang akan lebih banyak pelatih yang akan menjadi playmaker untuk perencanaannya. Tapi si atlet juga harus tahu dan pintar cari kejuaraan. Kalau untuk meningkatkan kepercayaan diri dan penting juara, harus ke sini dulu ya tidak apa. Jadi sama - sama,"
Dia mencontohkan Muhammad Ahsan/Ryan Agung Saputro kenapa masih turun di challenge karena untuk mengejar poin.
"Untuk level Ahsan mungkin itu bukan level dia lagi tetapi untuk mengejar rangking? Karena untuk mengejar ke All England atau Kejuaraan Dunia 2017 kan kurang. Jadi ya itu harus dipikirkan semua sampai matang, tujuan kita mau kemana. Ada sambungannya. Jadi tidak berangkat tanpa tujuan."
Istri dari Olimpian Alan Budikusuma ini pun berharap dengan pemilihan turnamen yang matang maka kemungkinan bisa masuk 10 besar bisa tercapai tahun ini.
"Kami harap seperti itu ya (masuk 10 besar dunia). Jadi harus ada target dari pelatih, juga komitmen dari pemainnya," pungkasnya.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis
Berita Bulutangkis, Demi Dongkrak Ranking, PB PBSI Akan Lebih Selektif Kirim Atlet, 188ASIA
4/
5
Oleh
Tips Jitu
