188BET - badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Tontowi Ahmad yang berpasangan dengan Liliyana Natsir menjadi harapan Indonesia untuk mengembalikan tardisi emas. Babak belur di Olimpiade London empat tahun lalu, kini dia bertekad mencari penebusan di Rio de Janeiro. 188ASIA
Berita bulutangkis, Hasil buruk di Olimpiade 2012 London masih membayangi Tontowi. Bersama Liliyana, mereka menjadi satu-satunya andalan Indonesia untuk meneruskan tradisi medali emas di kancah olimpiade. Mereka menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang lolos semifinal pada cabang olahraga bulutangkis. 188ASIA
Besarnya tekanan itu tak sanggup diemban Tontowi/Liliyana. Mereka bermain buruk, banyak membuat kesalahan sendiri dan akhirnya dipaksa bertekuk lutut di hadapan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin, pada babak semifinal. Penampilan buruk berlanjut saat perebutan medali perunggu. Mereka dikalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark). 188ASIA
Berita Bulutangkis, Alih-alih emas, untuk pertama kalinya bulutangkis gagal membawa pulang medali dari olimpiade. Malah, Indonesia terlibat drama pengaturan skor di nomor ganda putri. 188ASIA
Owi mengakui dia tampil terburu-buru dan kurang sabar di semifinal itu. Saat hasilnya tak sesuai harapan, mereka sudah kesulitan untuk mendongkrak mental pada laga perebutan medali perunggu. Padahal Owi/Butet mempunyai rekor pertemuan yang lebih sip dengan ganda Denmark itu
"Kami seharusnya fokus di satu demi satu pertandingan, dan kalau sudah kalah di semifinal, kami harus bisa fokus untuk pertandingan selanjutnya," kata Owi mengenang kejadian itu.
Berita Bulutangkis, Berkaca hasil buruk tersebut, Owi bertekad membayar lunas hutang itu di Olimpiade Rio yang akan dimulai 5-21 Agustus. Pebulutangkis kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987 itu tak mau terjebak di situasi yang sama. Meskipun, bersama Liliyana, dia punya bekal kurang sip menjelang Olimpiade Rio ini. Sepanjang tahun 2016, Tontowi/Liliyana hanya mengantongi satu gelar, yakni dari Malaysia Open Super Series Premier. Tapi mereka masih menjadi unggulan ketiga dalam pertandingan nanti.
Satu poin yang amat membantu adalah mereka tak akan tampil sendirian di sektor ganda campuran. Mereka bakal didampingi Praveen Jordan/Debby Susanto, juara All England 2016.
Lagipula, tumpuan emas Indonesia tak semata-mata ada di pundak Tontowi/Liliyana. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi pasangan lain yang digadang-gadang bisa meraih medali emas. Selain itu, pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari juga berpeluang untuk meraih medali.
"Kondisi sekarang memang lebih baik, kita punya beberapa andalan, ini cukup berpengaruh juga. Saya merasa termotivasi, tidak mau kalah sama yang lain, ingin yang terbaik," jelas Tontowi.
"Persiapan tahun ini sudah bagus, apalagi dengan adanya karantina di Kudus (Jawa Tengah), sangat membantu untuk menyegarkan pikiran," Tontowi mengungkapkan.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis

Tontowi Ahmad yang berpasangan dengan Liliyana Natsir menjadi harapan Indonesia untuk mengembalikan tardisi emas. Babak belur di Olimpiade London empat tahun lalu, kini dia bertekad mencari penebusan di Rio de Janeiro. 188ASIA
Berita bulutangkis, Hasil buruk di Olimpiade 2012 London masih membayangi Tontowi. Bersama Liliyana, mereka menjadi satu-satunya andalan Indonesia untuk meneruskan tradisi medali emas di kancah olimpiade. Mereka menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang lolos semifinal pada cabang olahraga bulutangkis. 188ASIA
Besarnya tekanan itu tak sanggup diemban Tontowi/Liliyana. Mereka bermain buruk, banyak membuat kesalahan sendiri dan akhirnya dipaksa bertekuk lutut di hadapan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin, pada babak semifinal. Penampilan buruk berlanjut saat perebutan medali perunggu. Mereka dikalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark). 188ASIA
Berita Bulutangkis, Alih-alih emas, untuk pertama kalinya bulutangkis gagal membawa pulang medali dari olimpiade. Malah, Indonesia terlibat drama pengaturan skor di nomor ganda putri. 188ASIA
Owi mengakui dia tampil terburu-buru dan kurang sabar di semifinal itu. Saat hasilnya tak sesuai harapan, mereka sudah kesulitan untuk mendongkrak mental pada laga perebutan medali perunggu. Padahal Owi/Butet mempunyai rekor pertemuan yang lebih sip dengan ganda Denmark itu
"Kami seharusnya fokus di satu demi satu pertandingan, dan kalau sudah kalah di semifinal, kami harus bisa fokus untuk pertandingan selanjutnya," kata Owi mengenang kejadian itu.
Berita Bulutangkis, Berkaca hasil buruk tersebut, Owi bertekad membayar lunas hutang itu di Olimpiade Rio yang akan dimulai 5-21 Agustus. Pebulutangkis kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987 itu tak mau terjebak di situasi yang sama. Meskipun, bersama Liliyana, dia punya bekal kurang sip menjelang Olimpiade Rio ini. Sepanjang tahun 2016, Tontowi/Liliyana hanya mengantongi satu gelar, yakni dari Malaysia Open Super Series Premier. Tapi mereka masih menjadi unggulan ketiga dalam pertandingan nanti.
Satu poin yang amat membantu adalah mereka tak akan tampil sendirian di sektor ganda campuran. Mereka bakal didampingi Praveen Jordan/Debby Susanto, juara All England 2016.
Lagipula, tumpuan emas Indonesia tak semata-mata ada di pundak Tontowi/Liliyana. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi pasangan lain yang digadang-gadang bisa meraih medali emas. Selain itu, pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari juga berpeluang untuk meraih medali.
"Kondisi sekarang memang lebih baik, kita punya beberapa andalan, ini cukup berpengaruh juga. Saya merasa termotivasi, tidak mau kalah sama yang lain, ingin yang terbaik," jelas Tontowi.
"Persiapan tahun ini sudah bagus, apalagi dengan adanya karantina di Kudus (Jawa Tengah), sangat membantu untuk menyegarkan pikiran," Tontowi mengungkapkan.
Tags : badminton, badminton indonesia, juara badminton, all england, pemain badminton, berita badminton, bulutangkis, pertandingan bulu tangkis, berita bulutangkis
Berita bulutangkis, Petik Pelajaran di London, Tontowi Cari Penebusan di Rio, 188ASIA
4/
5
Oleh
Tips Jitu
